|
SANUR VILLAGE FESTIVAL II 2007 OFFICIALLY OPENED |
|
|
|
|
Page 2 of 2
SANUR VILLAGE FESTIVAL II TAHUN 2007 DIBUKA
Sanur, 16 Agustus 2007… Sekda Bali, Nyoman Yasa mewakili Gubernur Bali Dewa Beratha membuka secara resmi Sanur Village Festival (SVF) II Tahun 2007. Acara yang dipusatkan di Inna Grand Bali Beach Cottage dihadiri oleh ratusan orang dari tokoh pariwisata, pihak pemerintahan dan masyarakat umum serta wisatawan asing. Even yang akan berlangsung selama 5 hari, 15-19 Agustus tersebut akan menampilkan banyak kegiatan budaya, seni, olah raga dan berbagai kompetisi.
“Kami bangga bisa melaksanakan SVF II tahun ini sebagai upaya kami untuk upaya pelestarian budaya dan mengembalikan citra Sanur sebagai destinasi utama pariwisata di Bali,” Ketua Panitia SVF II Tahun 2007 Ida Bagus Sidharta Putra, Rabu (15/8) kemarin. Dalam acara tersebut hadir sejumlah tokoh pariwisata Bali diantaranya Gede Ardika dan sejumlah tokoh penting lainnya.
Dalam kesempatan tersebut dirinya juga mengungkapkan adanya peningkatan jumlah kunjungan yang cukup signifikan. Hingga Bulan Juli 2007 angka kunjungan wisatwan mancanegara telah mencapai angka 914.360 orang. Bahkan jumlah kunjungan wisman pada Bulan Agustus hingga hari kesembilan saja jumlah kunjungan wisman telah mencapai 52.390 atau rata-rata harian 5.821 wisman. Ia sempat menyampaikan kekhawatirannya akibat terjadi kasus serangan flu burung
Diungkapkan, SVF II Tahun 2007 mengusung tema “The New Spirit Of Heritage” yang mengandung makna untuk melanjutkan warisan budaya dengan semangat baru yang telah ada dan tergali dalam kehidupan masyarakat Sanur. Kita tidak memungkiri saat ini telah terjadi pergeseran gaya kehidupan dalam masyarakat Sanur. Pergeseran tersebut merupakan sesuatu yang wajar dalam pergaulan global. Terlebih lagi sejak tahun 20-an telah menjadi cikal bakal pariwisata Bali.
Ia yakin yakin nilai dan konseptual budaya lokal masih tetap terpelihara kendati ada percampuran budaya lokal dengan budaya luar. Budaya lokal dan budaya asing menjadi sesuatu hal yang hidup berdampingan. Aktivitas budaya dan industri pariwisata yang berkembang sejak awal bisa saling melengkapi dan mendukung. SVF menjadi jembatan penghubung antara kehidupan masyarakat tradisional dengan pariwisata. Kita juga ingin menghilangkan kecemburuan dari masyarakat terhadap pariwisata yang selama ini banyak dituduhkan.
Joop Ave mantan Menteri Kebudayaan dan Pariwisata RI saat memberikan sambutan di acara pembukaan tersebut menyampaikan pujian atas terselenggaranya pelaksanaan SVF. “Ini membuktikan ternyata anak muda bisa tampil dan bisa berbuat hal sebesar ini,”ungkapnya. Selama ini banyak kalangan meragukan kemampuan para generasi muda.
Pria yang mengaku datang ke Bali sekitar 8,000 kali ini mengungkapkan kekhawatirannya terhadap serangan flu burung yang menyerang Bali. Menurutnya flu burung yang terjadi di Bali sangat berbahaya bagi kepariwisataan Bali. “Ini sangat mengerikan” katanya. Dirinya sering mendengar di media mengenai kekhawatiran dari pihak industri.
Dikatakan, setelah menghadapi berbagai persoalan, seakan cobaan bagi pariwisata Bali habis. Flu burung bukan hanya dikhawatirkan namun harus ada tindakan nyata dari industri. “Emangnya bisa hanya dengan khawatir. Saya menghimbau agar industri menghadap Gubernur untuk meniadakan flu burung,” ujarnya. Ia juga khawatir dan meragukan apakan saat ini budaya Bali masih tetap bisa bertahan.
Untuk informasi lebih lanjut silakan hubungi :
Media Center Sanur Village Festival2007
Villa Dampati
Jl. Segara
Sanur
Tel : +62.361.743.5955
Email :
This e-mail address is being protected from spam bots, you need JavaScript enabled to view it
|