|
Page 2 of 2
Fun Village Cycling
Sanur, 17 Agustus 2007… Acara Sanur Village Festival 2007 yang dimulai tanggal 15 – 19 Agustus 2007 berlangsung sangat meriah di Inna Grand Bali Beach and Segara Village. Untuk mengenal lebih dekat kekhasan setiap sudut Sanur, wisatawan diajak untuk mengikuti Fun Village Cycling, bersepeda santai menyusuri pesona kawasan Sanur. Kegiatan yang belangsung per sesi selama 2 jam ini, dimulai dan berakhir di Jalan Segara Ayu, dengan melewati 6 lokasi yang menjadi ciri khas kawasan Sanur. Lokasi tersebut adalah The Bali Grand Beach Hotel, Museum Le Mayeur, Pesamuan Keramik, The Village, Pura Blanjong dan Pura Mertasari/ Semawang. Menurut Mahmoedi, tim dari pelaksana Fun Village Cycling, setiap sesi peserta dibatasi 20 orang saja dan peserta tidak dipungut biaya.
Awal bersepeda peserta menyusuri trotoar sepanjang pantai Sanur yang merupakan area pantai atau belakang The Bali Beach Hotel, yang merupakan Hotel pertama di Sanur pada tahun 1964. Peserta kemudian singgah ke Museum Le Mayeur, yang diresmikan pada tahun 1957, Le Mayeur adalah pelukis asal Belgia yang bermukim di Bali sejak tahun 1932, beristrikan wanita cantik lokal Ni Nyoman Pollok yang sekaligus obyek lukisannya hingga melambungkan Mayeur tersohor di dunia lukis internasional. Atas gagasan presiden Soekarno pada masa itu, akhirnya kediaman Le Mayeur di bibir pantai Sanur menjadi Museum yang mengabadikan keindahan lukisannya sepanjang masa.
Perjalanan dilanjutkan dengan mengajak peserta memutari area The Bali Beach Hotel, menelusuri rimbun pepohonan sepanjang Padang Golf di depan Hotel, dan terus menuju kawasan Jalan Danau Toba untuk singgah di Pesamuan Keramik, tempat pembuatan keramik cinderamata khas Sanur. Setelah melewati The Village, Hotel bernuansa unik, peserta singgah di Pura Blanjong.
Pura Blanjong sebenarnya adalah Pura kuno, peserta dapat melihat prasasti Blanjong yang menceritakan Kawasan Sanur sudah dikenal sejak abad 10 lalu sebagai kampung niaga di Bali. Lokasi yang menjadi persinggahan terakhir , Pura Mertasari atau Semawang, Pura kuno yang terkenal dengan tradisi tari Baris Cina yang berkostum ala prajurit Portugis abad ke 16, sebagai tanda kontak awal Bali dengan bangsa Eropa..
Tidak terasa peserta sudah bersepeda hampir 1 ½ jam, cukup lelah, tapi sangat asyik, perjalanan belum berakhir tanpa suguhan penutup, menyusuri trotoar sepanjang pasir putih Sanur, peserta dapat merasakan atmosfir pantai tropis, sambil melihat kenikmatan wisatawan yang bersantai di pasir putih., sebelum kelelahan nikmat bersepeda berhenti di Segara Ayu Sanur. (Boy)
Catatan Redaksi :
Sanur Village Festival merupakan inisiatif dari Yayasan Pembangun Sanur. Bertujuan untuk mengembalikan citra Sanur sebagai salah satu tujuan wisata utama di Bali, berbagai acara menarik akan memeriahkan festival selama lima hari di Sanur. Diisi oleh pertunjukan seni, budaya, serta aktifitas olahraga dan masih banyak lagi kegiatan menarik. Sanur Village Festival diharapkan menjadi inspirasi untuk komunitas Sanur.
Untuk informasi lebih lanjut silakan hubungi :
Media Center Sanur Village Festival2007
Attn Rosari
Villa Dampati
Jl. Segara
Sanur
Tel : +62.0813.3020.0141
Email :
This e-mail address is being protected from spam bots, you need JavaScript enabled to view it
|